Slide 1

Berita PUPR > BADAN LITBANG PUPR HADIRKAN TEKNOLOGI TUNTASKAN MASALAH INFRASTRUKTUR DI WILAYAH SUMATERA


Kamis, 08 Maret 2018, Dilihat 321 kali

JAMBI – Dalam rangka diseminasi hasil litbang Pekerjaan Umum dan Perumahan rakyat (PUPR) bersamaan dengan acara Pra Konsultasi Regional Wilayah Sumatera, maka Balitbang PUPR menyelenggarakan diseminasi dan bimbingan teknis hasil Litbang serta visiting doctors yang mengundang peserta pra konreg untuk berpartisipasi dalam mengatasi berbagai permasalahan Infrastruktur khususnya di wilayah Sumatera.
Acara yang digelar di Jambi, 8 Maret 2018 ini merupakan yang rangkaian kegiatan yang telah terselenggara keempat kalinya, setelah Semarang, Kendari, dan Banjarmasin. Acara ini selain diseminasi dan bimbingan teknis juga sekaligus menjaring kebutuhan teknologi infrastruktur khususnya di wilayah Sumatera. Sementara untuk menjawab permasalahan yang dihadapi, Balitbang menyediakan visiting doctors dengan menghadirkan peneliti sesuai dengan bidang infrastruktur masing-masing.

"Badan Litbang PUPR hadir menjadi prime mover pembangunan infrstruktur di bidang PUPR. Litbang hadir untuk mengawali kegiatan perencanaan dan pemograman sehingga permograman yang dibuat menjadi lebih efektif dan efisien "ujar Sekretaris Badan Litbang Harry Vaza pada pembukaan acara Diseminasi Hasil Litbang dan Vistiting Doctor di Abadi Hotel & Convention Center, Jambi
Dalam acara ini dibahas penerapan Standar Pedoman dan Manual yang telah ada di Balitbang PUPR guna mengawal mutu mulai dari spesifikasi teknis; medtode pengujian dan penilaian kesesuaian untuk meningkatkan daya saing perlindungan konsumen pelaku usaha, tenaga kerja dan hubungan masyarakat internasional ( WTO). Selain itu Balitbang telah menyiapkan simpul layanan SNI/Pedoman bagi yang membutuhkan yang tersebar di berbagai lokasi di wilayah Sumatera antara lain: Aceh; Padang; Medan; Bengkulu, dan Bangka Belitung.

Dalam Bimbingan teknis kali ini Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (KPT) Rejeki Peranginangin memaparkan tentang penerapan kebijakan dan teknologi litbang pada infrastruktur PUPR. “terdapat 9 peran utama Puslitbang KPT, yaitu : Kebijakan penyelenggaraan infrastuktur; Kebijakan penerapan teknologi hasil litbang; Policy Brief permasalahan publik PUPR; Pemetaan kebutuhan teknologi; penyiapan dokumen kesiapterapan teknologi; forum bisnis teknologi; Replikasi perdana; monitoring dan Advis penerapan teknologi serta penilian kesesuaian teknologi ( Clearing House)” ujar Rejeki. Selain itu, PKPT telah melakukan replikasi perdana terdapat beberapa teknologi hasil litbang antara lain teknologi beton ferosemen, Teknologi IPAL limbah tahu, teknologi Asbuton, dan lainnya.
"Teknologi litbang hadir dengan segala kekurangan dan kelebihannya, namun arahan Ibu Sekjen, Beliau mengarahkan untuk menggunakan teknologi litbang PUPR, kapan lagi menghadirkan teknologi di rumah sendiri" ungkap Harry Vaza Sekretaris Balitbang

Untuk bidang Sumber Daya Air (SDA), Puslitbang SDA menyampaikan 6 teknologi hasil litbangnya yaitu Blok Beton Terkunci, Sistem Manajemen Operasi dan Pemeliharaan Irigasi (SMOPI), Teknologi Pintu Air Berbahan Karet dan Fiber, Teknologi Canal Blocking Pada Lahan Gambut, Teknologi Kualitas Air, Teknologi Sabo, Teknologi Pengaman Pantai, dan Teknologi Peringatan Dini Banjir .
Untuk bidang Perumahan dan Permukiman, Puslitbang Perumahan dan Permukiman memaparkan tentang perencanaan dan perancangan rumah tapak layak huni; konstruksi sederhana rumah tapak ber SNI dan teknologi rumah tapak pracetak sistem RISHA 9 Rumah Instan Sederhana Sehat) & Sistem Brikon.

Untuk Bidang Jalan dan Jembatan, Puslitbang Jalan dan Jembatan memaparkan tentang Teknologi JUDESA. Jembatan untuk desa asimetris atau yang disingkat JUDESA merupakan teknologi terkait jembatan yang diperuntukkan untuk menangani masalah aksessibilitas masyarakat desa dan penyediaan infrastuktur jembatan sederhana yang terbatas. Jembatan ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif dan dapat diterapkan di wilayah Sumatera yang berbukit dan dipisahkan oleh sungai karena lebih cepat (berbasis pabrikasi) dan lebih murah (komponen yang dibutuhkan lebih sedikit)
"Dalam penerapan Teknologi Litbang, Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Tekonologi (KPT) hadir untuk memberikan masukan terkait dengan peran masyarakat dan Ini juga terobosan besar untuk mengedukasi masyarakat sehingga mereka mempunyai rasa memiliki terhadap proyek tersebut" tutup Harry Vaza Sekretaris Balitbang saat membuka acara.

Turut berpartisipasi dalam acara ini, Harry Vaza Sekretaris Badan litbang, Rezeki Peranginangin Kepala Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Kepala Bidang Standardisasi Hukum dan Kerjasama Ridwan Marpaung, Kepala Subbidang Kerjasama Puslitbang SDA Wildan Herwindo dan Kasie Penyelenggaraan Teknis Balai Litbang Tata Bangunan dan Lingkungan Yuri Hermawan yang telah memberikan bimbingan teknis kepada stakholders di wilayah Sumatera, dimoderatori oleh Dr. Hermawan Kusumartono (Puslitbang KPT) dan Prof. Anwar Yamin (Puslitbang Jalan dan Jembatan).