Slide 1

Berita PUPR > Dua teknologi Inovasi Balitbang dukung Program Padat Karya di Kota Gudeg Yogyakarta


Senin, 23 April 2018, Dilihat 281 kali

Untuk menjawab permasalahan infrasturktur yang terjadi di daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berdasarkan Nawacita Presiden/Wakil Presiden poin ke 6 yakni "Meningkatkan produktivitas Rakyat dan daya saing di pasar internasional" salah satunya tugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat adalah membangun infrastruktur jalan baru sepanjang sekurang-kurangnya 2000 kilometer, pembangunan satu juta rumah, pembangunan bendungan sebanyak 13 buah.

Badan Penelitian dan Pengembangan menggelar acara Diseminasi /Bimbingan Teknis Teknologi Hasil Litbang Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang bertujuan menginformasikan produk-produk berupa standar, pedoman dan juga teknologi-teknologi yang telah dihasilkan oleh Badan Litbang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Diseminasi/Bimbingan Teknis ini diselenggarakan untuk pemerintah propinsi/Kabupaten/kota di Wilayah Jawa dan Kalimantan, merupakan pertama kali pada tahun 2018 ini yang bersamaan dengan Biro PAKLN mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Terintegrasi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR ini, dan pada akhirnya apabila ada ketertarikan pada produk-produk yang telah didiseminakan nanti bapak/ibu dapat meneruskan untuk melakukan kerjasama dengan kami sehingga produk-produk tersebut dapat diterapkan dan sesuai dengan kebutuhan di daerah masing-masing” kata Kepala Puslitbang Sumber Daya Air Dr. Eko Winar Irianto, MT saat memberikan sambutan pembukaan pada acara tersebut di Hotel Mercure Yogyakarta (17/04/2018).

Pada kegiatan tersebut dilaksanakan acara diskusi perkenalan produk Balitbang yang sudah diterapka di daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Ferocememt dan IPAL tahu yang merupakan hasil replikasi perdana yang dilakukan oleh Pusalitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi melalui Balai Litbang Penerapan Teknologi Permukiman di Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman.

“Penerapan IPAL tahu di darah tersebut bukan tanpa alasan. Desa Sidomulyo, Kecamatan Godean, Sleman dipilih karena daerah tersebut adalah sentra industri tahu yang belum memiliki sistem pengolahan limbah, Banyak keluhan yang muncul terkait pencemaran lingkungan yang ditimbulkan oleh limbah tahu dan Buangan limbah jauh melebihi baku mutu Pergub Jawa Tengah Nomor 5 tahun 2012 tentang Baku Mutu Limbah Industri” kata Nanda Ika Dewi Kumalasari salah satu orang yang berperan dibalik penerapan IPAL tersebut.

Dari sisi manfaat, penerapan IPAL tahu mempunyai manfaat antaralain; Mencegah bau akibat air limbah rumah tangga dan limbah tahu yang tercampur di saluran drainase, Memperbaiki kualitas kesehatan lingkungan di sekitar wilayah penerapan teknologi, Meningkatkan nilai tambah ekonomis untuk pengembangan usaha di lokasi penerapan IPAL Tahu, Mengolah air limbah tahu dari home industry sesuai baku mutu pembuangan air limbah cair di daerah (Perda Jateng no 5 Tahun 2012).

Sedangkan produk Ferosement untuk jaringan irigasi tersier adalah suatu tipe dinding beton bertulang, tipis (3,00) cm, yang dibuat dari mortar semen hidrolis, dengan perbandingan campuran 1 semen : (2-3) pasir, diberi tulangan (≤ 6,0 mm) dengan lapisan kawat anyam (wiremesh) ukuran ≤ 1,0 mm, terus-menerus dan rapat yang ditujukan untuk mebagikan air kepersawahan atau lahan pertanian.

Produk ini didedikasikan sebagai salah satu inovasi Balitbang yang mendukung porgram padat karya dari sisi ketahanan pangan. Bangunan ini jika dibandingkan dengan bagunan irigasi biasa memiliki manfaat mampu meningkatkan indek pertanian lebih dari 49% dan memberikan efisiensi penyaluran irigasi lebih dari 91.5% serta mempunyai keunggulan dan keuntungan cepat dan mudah dalam proses pelaksanaan, menjaga mutu dan kualitas pekerjaan, memperbaiki estetika, kuat dan pemeliharaan lebih mudah.

Dihari ketiga Rabu, 18 April 2018, perserta acara diseminasi di ajak kelokasi penerapan produk IPAL dan Ferosement untuk dapat mempelajari proses dan cara kerja produk tersebut serta melihat secara langsung produk tersebut.

baca juga Peserta Bimtek Terintegrasi Penyelenggaraan Infrastruktur PUPR Kewenangan Pemda Wilayah Tengah Melakukan Kunjungan ke Lokasi Ferocement dan IPAL Tahu