Slide 1

Berita PUPR > Penguatan Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman melalui Teknologi Bidang Perumahan dan Permukiman Balitbang PUPR


Rabu, 11 Juli 2018, Dilihat 51 kali

Jakarta, Dalam rangka sinergitas penguatan penyelenggaraan perumahan dan permukiman antara Balitbang dengan Unit Organisasi (unor) di Lingkungan Kementerian PUPR, Badan Penelitian dan Pengembangan melalui Puslitbang Kebiajakan dan Penerapan Teknologi menggelar acara Pertemuan Forum Perumahan yang dikemas dalam sebuah kegiatan coffee Morning dengan agenda Penguatan Penyelenggaraan Perumahan Melalui Pemanfaatan Iptek Bidang Perumahan dan Permukiman pada hari selasa, 10 Juli 2018 di Ruang Rapat Balitbang.

Mengawali acara tersebut, Kepala Balitbang Danis H Sumadilaga memberikan gambaran serta penjelasan singkat kepada para undangan yang hadir tentang tugas Balitbang. “Pada intinya tugas kami (Balitbang) ada tiga, pertama kami melakukan penelitian dan pengembangan, kedua melakuan standarisasi dan rekomedasi kebijakan teknis, ketiga melakukan penilaian kesesuaian teknologi” ungkat Danis.

Kepala Balitbang Danis H Sumadilaga juga menyampaikan lima poin penting untuk penguatan penyelenggaraan perumahan dan permukiman dalam peningkatan sinergitas antara lain, yang pertama penyampaian kebutuhan akan kebijakan teknologi, yakni Unor menyampaikan kebutuhan akan teknologi ke Balitbang sebagai acuan menyusun research planning, kedua Advis Teknis terpadu plus, adalah kegiatan advis teknis dilakukan secara terpadu antara Balitbang, Unor dan dibantu oleh konsultan yang disiapkan oleh Unor, ketiga Umpan balik (feedback) dari Unor memberikan feedback terkait permasalahan dan saran perbaikan untuk dijadikan referensi perbaikan teknologi yang diterapkan, keempat Penyiapan pasar untuk teknologi baru, yaitu unor menyiapkan proyek-proyek sebagai pasar penerapan teknologi Balitbang, terakhir kelima adalah percepatan legalisasi spesifikasi teknis dengan cara melakukan percepatan penetapan legalitas spesifikasi teknologi baru yang sudah dihasilkan.

Dari ke lima poin diatas, Danis menjelaskan bahwa ada tiga poin yang telah berjalan di Puslitbang Sumber Daya Air dan Puslitbang Jalan dan Jembatan yaitu poin pertama, kedua dan ketiga. Di poin kelima Danis juga menambahkan bahwa poin tersebut berkaitan dengan proses standarisasi dan legalisasi spesifikasi teknis produk dan porses tersebut sudah terjadi di Puslitbang Jalan dan Jembatan, Bina Marga dan juga Puslitbang Perumahan dan Permukiman.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Balitbang juga menyampaikan informasi kepada para peserta bahwa telah selesainya Revisi Kepmen Kimpraswil No. 403/2002 terkait Produk Pengaturan Bangunan Rumah Bertingkat (Maisonet, Rusun Low Rise, Rusun High Rise). Kepmen yang baru ini jauh lebih baik, lebih lengkap dibandingkan dengan Kepmen sebelumnya bahkan menurut Danis sangat lengkap dan bisa dikatakan merupakan salah satu masterpiece yang dihasilkan oleh tim Balitbang dan Tim Perumahan.

Kepala Pusalitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Rezeki Peranginangin turut memberikan informasi dan laporan kepada audience terkait progres penerapan teknologi yang telah dilaksanakan oleh Balitbang. Rezeki menyampaikan bahwa penerapan produk-produk litbang bidang sumber daya air dan bidang jalan dan jembatan sudah berjalan dengan baik. Khusus di Bidang keciptakaryaan, rezeki menyampaikan ada produk teknologi IPAL untuk pengolahan air limbah, Pam Simas, IPA Gambut. Sedangkan untuk Pembiayaan Perumahan ada teknologi sistem modular rumah susun yang saat ini sedang ada proyek pengerjaan dan progresnya masih berjalan di Jatinagor Sumedang Jawa Bara, kemudian ada RISHA juga saat ini sedang berjalan di Morotai.

Sedangkan Kepala Puslitbang Perumahan dan Permukian Arief Sabarudin menyampaikan dukungan di bidang keciptakaryaan bahwa Puslitbang Perumahan dan Permukinan mempunyai teknologi pengolahan air uprating yang sudah di uji coba di Bekasi dengan keunggulan dapat meningkatkan kapasitas dari 50 liter per detik menjadi 125 liter per detik dan biaya lebih murah dibandingkan dengan membuat pengolahan air yang baru. Juga Puskim telah melakukan penataan kawasan kumuh dengan cara melibatkan masyarakat setempat langsung mulai dari penataan rumah, lingkungan sekitar serta memberikan pelatihan.

Dirjen Bina Kosntruksi Syarif Burhanudin memberikan arahan bahwa fokus pada kali ini adalah bagaimana Balitbang berperan pada perumahan. “Perumahan itu merupakan suatu sistem yang bukan hanya dari fisiknya saja tapi juga dari non fisik yakni dari sisi ekonomi sehingga memang tidak bisa dilihat dari satu sisi saja atau satu aspek saja” ungkapnya. “Pada saat ini Balitbang juga telah menawarkan beberapa teknologi, persoalannya kita mau pake atau tidak, teknologi Balitbang yang ditawarkan sangat menarik karena berada dirumah sendiri, artinya kalo ada yang kurang kita bisa langsung minta untuk diperbaiki sehingga Balitbang ini harus lebih maju karena penggunanya ada” lanjutnya. Beliau juga menambahkan bahwa sejak 2015 Pak Menteri PUPR sudah menginstruksikan kepada Unor-unor untuk menggunakan teknologi Balitbang. “Tugas untuk Balitbang adalah mengevaluasi terlebih dahulu seberapa banyak teknologi yang sudah digunakan oleh para unor dengan tujuan bahwa teknologi yang sudah di uji coba memang teknologi yang layak digunakan” ungkapnya.

Dirjen Pembiayaan Perumahan Lana Winayati sekaligus Plt. Kepala BPIW memberikan apresiasi kapada tim Balitbang dan Perumahan atas telah selesainya revisi Kepmen Kimpraswil No. 403/2002. Serta apresiasi teknologi Balitbang dalam rangka dukungan program perumahan MBR dan juga dalam rangka dukungan program KSPN.

Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo menyampaikan keterkaitan antara Balitbang khususnya di bidang perumahan dan permukiman untuk pemenuhan dasar kebutuhan perumahan dan permukiman yang semakin tinggi seiring dengan bertambahnya penduduk.

 

Materi rapat dapa diunduh disini