Slide 1

Berita PUPR > 3 Detik Pertarungan Media Online


Jumat, 01 Juli 2016, Dilihat 134 kali

 

Solo (4/4/2013), www.balitbang.pu.go.id – Workshop Pembuatan Berita dan Pidato Dalam Rangka Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Badan Litbang PU merupakan materi yang wajib dipelajari oleh agen informasi. Karena berita dan pidato merupakan paket komplit di dunia kehumasan. Selain itu, kualitas isi tulisan, dan strategi pembuatan judul menjadi faktor dominan media online seperti website.

 

Berita online mengenal istilah pertarungan tiga detik. Saat membuka website, judul yang paling menonjol di tiga detik pertama itulah yang dipilih sisanya ditinggalkan — Wisnubrata

 

“Berita online mengenal istilah pertarungan tiga detik. Saat membuka website, judul yang paling menonjol di tiga detik pertama itulah yang dipilih sisanya ditinggalkan,” ujar Wisnu. Pemilihan berita aktual yang ditampilkan dalam website harus jeli, penulisannya memuat prinsip dasar 5W + 1H. “Selain itu, berita juga harus bersifat to the point, hanya berisi fakta, bebas dari opini, dan mengikuti prinsip piramida terbalik,” imbuh Redaktur Pelaksana www.kompas.com dalam penuturannya.

 

Wisnu juga menjelaskan judul berita online berbeda dengan judul di media cetak. Karena judul berita sebaiknya dapat menarik minat pembaca secara singkat. Penggunaan kata-kata tak lazim seperti “inilah” atau “ini lho”, dan kalimat tanya bisa menjadi salah satu alternatif yang menarik. Sebaiknya judul itu mempresentasikan gagasan pokok tulisan.

 

Dalam Workshop ini, peserta dilatih untuk menulis berita aktual berdasarkan contoh kasus yang disajikan oleh narasumber. Contoh kasus yang dihadirkan adalah konferensi pers KPK perihal penyitaan aset Irjen Polisi Djoko Susilo.

 

Hasil tulisan dari tiap peserta dikoreksi berdasarkan kaidah penulisan berita aktual. Muncul beberapa orang peserta dengan kualitas hasil tulisan yang cukup bagus. Wisnu menuturkan “Kualitas tulisan yang bagus akan didapatkan dengan latihan yang terus menerus dan banyak membaca,”. Diharapkan setiap agen informasi dapat mengaplikasikan teori penulisan berita aktual maupun pidato yang telah diberikan.

 

Editor: Heni Prasetyawati