"HADIRKAN SOLUSI, SEIRING INOVASI"

Pemanfaatan teknologi hasil penelitian Balitbang untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur

Semarang – Upaya mendukung pengentasan kemiskinan,  menciptakan lapangan kerja dan pemerataan hasil pembangunan dalam rangka mengurangi kesenjangan antar wilayah, saat ini kementerian PUPR memfokuskan kebijakan program kearah sana, demikian Basuki hafimulyono pada acara kick off Pembukaan Pra Konsultasi Regional Kementerian PUPR Tahun 2018 di Semarang, Senin (12/2/2018).

“Pada 2019 tidak lagi beorientasi untuk memulai pekerjaan baru yang sifatnya kontrak tahun jamak, kecuali bendungan dan irigasi/air baku  untuk mendukung fungsi bendungan. Tahun 2019 lebih berfokus untuk menyelesaikan proyek infrastruktur, sehingga tidak ada yang mangkrak di tengah jalan, terutama Proyek Strategis Nasional (PSN),” kata Menteri Basuki
 
Untuk itu Menteri Basuki mengingatkan kepada seluruh satuan kerja Kementerian PUPR di daerah agar mempertajam program kerja dengan beberapa target prioritas tahun 2019.

“Pemanfaatan teknologi hasil penelitian Balitbang juga dapat digunakan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur. Para pimpinan Kepala Balai juga harus siaga di wilayah kerja masing-masing untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang berdampak pada kerusakan infrastruktur,” tegas Menteri Kementerian PUPR Basuki Hadimuljono.
 
Menteri Basuki juga menyampaikan pentingnya pengembangan wilayah untuk menanggulangi disparitas, terutama pada wilayah perbatasan, pulau kecil terluar, kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), Kawasan Timur Indonesia (KTI).  dan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN).


Pada acara ini Balitbang juga membuka Klinik Informasi teknologi, antara lain; Aspal plastik, Aspal karet,  Aspal buton,  Risha,  Rusun Modular, Instalasi Pengolahan Air (IPA) limbah dan Air Bersih,  Peta Gempa,  Police Brief,  Kebijakan PLBN . Klinik informasi ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang terjadi di daerah khususnya Jawa dan Bali.