"HADIRKAN SOLUSI, SEIRING INOVASI"

Rumah Susun Sederhana CIGUGUR CIMAHI

Kebutuhan penyediaan hunian warga kota yang semakin melonjak dihadapkan pada permasalahan keterbatasan lahan yang ada. Oleh karenanya, diperlukan fasilitas hunian massal yang disusun secara vertikal atau dengan bahasa awam ‘rumah susun’.

Rumah Susun yang berlokasi di Cigugur-Cimahi Jawa Barat ini merupakan rumah susun percontohan, dengan konsep desain rumah berbasis rendah emisi dan memanfaatkan teknologi konstruksi C- Plus. Rendahnya emisi dicapai melalui desain bangunan serta desain kawasan yang tepat.

 

Kriteria Desain       

 

Pendekatan desain unit hunian rumah susun direncanakan dengan memperhatikan kenyamanan, dan luas minimal suatu tempat tinggal. Ukuran ruang hunian untuk beraktivitas dan sirkulasi disesuaikan dengan standar hunian 9m2/orang. Pilihan rancangan luas satu unit rumah susun sederhana seluas 21 m2 merupakan unit hunian inti untuk keluarga kecil dengan satu orang anak. Rumah susun sederhana Puskim merupakan rumah singgah atau transit dalam rangka mendukung proses peremajaan kawasan. Desain Rumah Susun mengoptimalkan  ventilasi udara dan pencahayaan alami yang cukup untuk tiap unit. Setiap blok rumah susun Cimahi terdiri dari lima lantai, lantai 1 sampai lantai 4 merupakan unit hunian dan lantai dasar sebagai fasilitas penunjang dan ruang bersama. Antar blok massa bangunan dihubungkan oleh selasar yang juga berfungsi sebagai jalur evakuasi.

 

Rumah Susun Cimahi (1)Konsep desainnya:

 

  1. Konsep baling-baling, kenyamanan thermal
  2. Secara sosial spasial dan bentuk lebih akrab

 

Desain penataan unit dengan pola memusat bertujuan mempertahankan skala mikro komunitas sesuai dengan kehidupan kampung sebelumnya.

 

Rusuna Cigugur adalah hasil penerapan teknologi Puskim secara terintegrasi dari segi arsitektur,struktur,plumbing, bahan bangunan, sanitasi  dan persampahan.

 

  1. Struktur & Konstruksi

 

Sistem struktur Rumah susun Cigugur menggunakan sistem pracetak C-Plus yang ditelah diuji pada tahun 2002. Hasil pengujian menunjukkan sistem ini mempunyai kehandalan sebagai sistem struktur bangunan bertingkat. Parameter keandalan sistem ini untuk joint balok kolom interior adalah beban lateral leleh sebesar 20,77 ton, beban maksimum 27,03 ton dan daktilitas sebesar 5,3 sedangkan joint balok kolom eksterior didapatkan beban leleh lateral 8,75 ton. Sedangkan beban lateral maksimum yang dapat dipikul adalah 12,82 ton dan daktilitas 3,3. Dari parameter di atas dapat disimpulkan bahwa sistem ini dapat digunakan pada struktur bangunan bertingkat di Indonesia.

 

Bentuk khas Struktur C-Plus adalah berbentuk plus(+). Ditinjau dari segi kekuatan, bentuk kolom yang simetris akan memberikan kekuatan yang sama pada kedua arah sumbu utama kolom baik arah x maupun arah y. Dengan inersia yang sama, bentuk kolom plus membutuhkan volume beton yang lebih kecil dibandingkan dengan bentuk kolom persegi. Sebagai gambaran, bentuk kolom plus 20/75 yang digunakan pada rusunawa Puskim memiliki inersia yang sama dengan kolom persegi ukuran 50×50. Dengan bentuk ini, kolom C-Plus lebih hemat 15% dalam penggunaan beton. Kelebihan lain dari bentuk ini adalah memungkinkan adanya efisiensi ruang. Pada kolom konvensional bangunan bertingkat, ukuran kolom persegi harus lebih besar dari tebal dinding sehingga ada bagian kolom yang menonjol dan memakan ruang. Untuk ruang-ruang yang tidak terlalu luas (unit 18 atau 21), penggunaan kolom C-Plus akan mengurangi tonjolan sehingga ruang lebih efisien.

 

Waktu pelaksanaan pekerjaan untuk konstruksi pracetak diperkirakan lebih cepat daripada konstruksi konvensional karena komponen bangunan telah diproduksi terlebih dahulu sehingga di lapangan hanya proses perakitan.

 

  1. Rumah Susun Cimahi (4)Bahan  Bangunan

 

Bahan pengisi dinding adalah conblock ukuran 20x30x10 cm dengan campuran 1PC : 5 Pasir. Dinding ditambah perkuatan tulangan tunggal diameter 6mm, dipasang arah horisontal setiap 5 lapis, dan arah vertikal setiap 5 buah conblock.

 

Bahan penutup lantai adalah plesteran untuk lantai hunian dan selasar. Bahan gymstone digunakan pada lantai plaza. Kerangka kuda-kuda menggunakan bahan baja karena durabilitas lama dan tidak memerlukan perawatan khusus. Kusen jendela menggunakan bahan alumunium agar tidak memerlukan perawatan khusus.

 

  1. Penyediaan Air Bersih

 

Sistem plumbing air bersih yang diterapkan pada rumah susun sederhana Puskim adalah sistem Pemompaan dan Gravitasi. Air dari sumur dalam dipompa ke ground tank, untuk kemudian dipompa ke roof tank. Air dari roof tank didistribusikan ke tiap unit dengan sistem gravitasi. Setiap unit dilengkapi meteran air dan listrik untuk mencatat penggunaan air.

 

  1. Pembuangan dan Pengolahan Air limbah/kotor

 

Sistem pembuangan limbah menggunakan sistem campuran, yaitu pembuangan dimana air limbah kamar mandi dan air kotor dikumpulkan dan dialirkan dalam satu saluran. Sistem Ven yang diterapkan adalah ven tegak tunggal dengan ukuran sama dengan pipa tegak air limbah, sistem ini akan memberikan penghematan penggunaan pipa dan efisiensi pengaliran air dalam sistem plumbing. Pengolahan air limbah rumah tangga menggunakan sistem Biokontraktor. Sistem ini dapat menurunkan beberapa parameter yang dapat dijadikan indikator pencemaran.

 

  1. Persampahan

 

Untuk dua blok rusuna Cigugur yang terdiri dari 64 unit hunian dilengkapi empat unit komposter dengan kapasitas masing-masing 500 L dari bahan tahan karat. Ruang pemilahan sampah terletak di lantai dasar.

 

 

 

Rumah Susun Cimahi (4)Keunggulan

 

  • Dengan teknologi pracetak, lebih cepat dikerjakan. Biaya konstruksi lebih murah. Dari aspek penghawaan, sirkulasi udara lebih baik.
  • Dari aspek pencahayaan alami, pencahayaan alami tiap unit lebih baik dengan input dari 2 sisi.
  • Sistem plumbing lebih efisien .

 

 

 

Biaya Investasi

Biaya konstruksi 1,8 juta/m2 (tahun 2006).