Slide 1

Berita PUPR > Penyusunan Modul BIM sebagai sarana ASN untuk mahir BIM


Senin, 13 Agustus 2018, Dilihat 209 kali

Penyusunan Modul BIM sebagai sarana ASN untuk mahir BIM BPSDM melanjutkan rangkaian penyusunan modul pelatihan BIM untuk para ASN di lingkungan Kementerian PUPR

Penerapan BIM di Indonesia semakin mengalami kemajuan seiring penetrasi industri kontruksi yang semakin kencang. Kini, semakin banyak negara yang sudah menggunakan berbagai macam teknologi mutakhir untuk mengefisienkan pekerjaan, mulai dari tahap perencanaan, kontruksi, hingga operasional dan pemeliharaan.

Menindaklanjuti arahan Kepala BPSDM Kementerian PUPR, pengembangan BIM di Kementerian PUPR akan difokuskan pada penyusunan materi diklat yang bersifat inovasi, baik untuk sektor SDA, Bina Marga, Cipta Karya, dan sektor lainnya. Oleh karena itu, BPSDM kembali melanjutkan rangkaian penyusunan modul pelatihan BIM untuk para ASN di lingkungan Kementerian PUPR. Pada Kamis (9/8), BPSDM melalui Pusdiklat SDA dan Konstruksi menggelar Focus Group Discussion Penyusunan Draft Kurikulum dan Pokok-Pokok Materi Pelatihan Perencanaan Konstruksi dengan Sistem Teknologi BIM di Bandung.

“Berdasarkan roadmap BIM yang telah dibentuk, tahap penerapan BIM di Indonesia masih berada pada tahap adopsi sehingga dengan penyusunan kurikulum dan modul pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi ASN dalam melakukan upaya menyeluruh terkait pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan penerapan sistem BIM ke depannya”, ujar Anwar, Kepala Bidang Teknik dan Materi Konstruksi, Pusdiklat SDA dan Konstruksi ketika membuka acara.

Turut dihadiri oleh perwakilan Puslitbang KPT sekaligus anggota Tim BIM PUPR dan PT PP (Persero), draft modul dan studi kasus yang akan dijadikan sebagai panduan dan suplemen bagi para peserta dibahas tuntas dalam acara ini. Beberapa hal yang menjadi pokok bahasan antara lain: peninjauan kembali durasi pelatihan, simulasi dan praktek serta pembelajaran dari studi kasus, penggabungan modul diklat, kriteria kompetensi instruktur dan peserta, aplikasi software, dll,

Di akhir acara, Pusdiklat SDA dan Konstruksi berharap Puslitbang KPT terus memberikan dukungan, baik dalam proses penyelesaian kurikulum dan modul diklat tersebut, serta kesediaan menjadi instruktur sewaktu proses pelatihan kelak. (Lrs)