Slide 1

Berita PUPR > PUPR 4.0 Expo, Ajang Ekspose Teknologi Informasi pada Infrastruktur


Senin, 11 Februari 2019, Dilihat 56 kali

Tim Puslitbang KPT

Era disruptive technology merupakan suatu keniscayaan. Sangat pesatnya kemajuan teknologi dan internet memiliki dampak yang sangat besar terhadap banyak hal. Di satu sisi, teknologi informasi membuat banyak sekali peluang yang bisa dimanfaatkan untuk kemajuan organisasi. Di sisi yang lain, semakin gencarnya serangan inovasi tersebut juga bisa membuat organisasi tergerus apabila tidak dengan cepat beradaptasi dengan teknologi terkini.

Dalam mendiseminasikan teknologi infrastruktur yang telah dimiliki, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelenggarakan PUPR 4.0 Expo di Jakarta. Event ini sendiri akan dilaksanakan selama lima minggu ke depan hingga pertengahan Maret 2019, serta melibatkan semua unit organisasi di lingkungan Kementerian PUPR. Nantinya, seluruh unit organisasi akan menyajikan produk dan inovasi layanan berbasis teknologi iinformasi, baik layanan yang bersifat internal maupun eksternal. Selain pameran teknologi, PUPR 4.0 Expo juga akan diisi dengan mini talkshow bergantian dari beberapa unit organisasi.

Acara dibuka dengan pembacaan laporan pelaksanaan yang dibawakan oleh Kepala Birkompu Endra Saleh. Pada kesempatan tersebut, Endra melaporkan bahwa seluruh unor akan terlibat pada PUPR 4.0 Expo ini. Pada minggu pertama, yang akan menyajikan teknologi adalah dari Balitbang, Ditjen Sumber Daya Air, dan BPIW. Endra juga menyampaikan bahwa nantinya pada setiap Jumat akan diselenggarakan press conference dengan narasumber dari pejabat terkait masing-masing unit organisasi.

Selanjutnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga menyampaikan sambutannya sekaligus membuka acara. Bagi Basuki, acara ini bukan pameran, beliau ingin acara ini dijadikan sebagai lahan diskusi antara internal Kementerian PUPR sebagai bentuk evaluasi atas teknologi yang dimiliki oleh PUPR. Bahkan Bapak Menteri sempat menantang para insan muda PUPR yang dapat memberikan masukan yang operasional kepada unit organisasi akan diganjar hadiah yang menggiurkan, yakni kesempatan untuk mengikuti course di luar negeri.

Selepas membuka acara, Menteri Basuki juga menyempatkan diri untuk mengunjungi booth informasi teknologi yang ada, termasuk yang dimiliki oleh Balitbang. Teknologi yang disajikan pada booth Balitbang salah satunya adalah Building Information Modeling yang memang sedang gencar dipublikasikan oleh Balitbang, khususnya oleh Puslitbang KPT.

Kepala Bidang Kajian Kebijakan dan Kerja Sama sekaligus Ketua Tim Sekretariat BIM PUPR FX Hermawan mendapatkan kesempatan untuk memberikan update mengenai BIM di Kementerian PUPR kepada Menteri Basuki. Hermawan mengungkapkan bahwa BIM diharapkan bisa memberikan kemudahan kepada para insinyur di Kementerian PUPR karena menawarkan sistem yang komplit. BIM merupakan merupakan representasi digital dari karakteristik fisik dan karakter fungsional dari suatu bangunan yang di dalamnya terkandung semua Informasi mengenai elemen-elemen sebuah bangunan. Informasi tersebut dijadikan basis pengambilan keputusan dalam kurun waktu siklus umur bangunan mulai dari konsep hingga demolisi.

Beberapa pemanfaatan teknologi lainnya adalah aplikasi Jalan Kita yang dikeluarkan oleh Puslitbang Jalan dan Jembatan. Aplikasi ini untuk memfasilitasi partisipasi masyarakat pengguna jalan dalam memberikan informasi terkait kondisi jalan dan jembatan di Indonesia.

Selain itu ada juga aplikasi Drought and Flood Early Warning System hingga Sistem Informasi dan Data Base Online Rencana Induk Pengembangan Infrastruktur (SIBAS RIPI). Kemudian ada juga aplikasi E-Rekomtek, yang memberikan percepatan dan penyederhanaan perizinan investasi dalam bidang SDA.

PUPR 4.0 Expo diharapkan dapat dimanfaatkan bukan hanya sebagai pameran teknologi, namun lebih dari itu sebagai ajang penyaring masukan dari internal Kementerian PUPR untuk menghasilkan teknologi berbasis IT yang semakin bermanfaat lagi. (gal)