Slide 1

Berita Naskah Kebijakan > Pengembangan dan Pengamanan Bendungan


Senin, 03 Desember 2018, Dilihat 71 kali

Pengembangan dan Pengamanan Bendungan

Sebelum bendungan dibangun, tentu harus memiliki perencanaan pengelolaan yang baik (komprehensif). Tujuan dari perencanaan yang komprehensif ini adalah agar bendungan-bendungan tersebut nanti dapat diarahkan pengembangannya untuk kegiatan-kegiatan yang memberikan nilai tambah. Nilai tambah dalam kajian ini diartikan sebagai langkah untuk meningkatkan ekonomi rakyat di sekitar bendungan melalui pemberdayaan ataupun pengembangan wisata.

Selain pengembangan, isu pengamanan bendungan juga merupakan aspek yang penting untuk diperhatikan dalam pembangunan sebuah bendungan, baik itu keamanan dari segi struktur maupun pengamanan sebuah bendungan sebagai aset negara. Untuk itu, bagaimana strategi pengamanan asset bendungan tersebut kedepan agar mampu memenuhi umur layanan, sekaligus dapat menjamin keberlangsungan investasi, terutama apabila dioptimalkan untuk pengembangan PLTA/PLTM/PLTMH?

Di sisi lain, dalam kaitannya dengan peran Kementerian PUPR meningkatkan bauran energi baru dan terbarukan (EBTK) mendukung ketahanan energi, belum banyak badan usaha/investor swasta yang menawarkan proposal optimalisasi bendungan untuk pembangkit listrik (PLTA/PLTM/PLTMH). Meskipun Direktorat Jenderal SDA Kementerian PUPR telah melakukan pelelangan paket sewa BMN beberapa bendungan (seperti Bendung Gerak Batanghari, Bendung Menturus, Bendungan Batutegi, Bendungan Pandanduri, dll) untuk pembangunan PLTA/PLTM/PLTMH, namun proyek-proyek dengan skema KPBU tersebut masih perlu didorong lebih lanjut.