Slide 1

Berita PUPR > Pentingnya Pembinaan Jabatan Fungsional Tertentu di PuslitbangKPT


Rabu, 07 Agustus 2019, Dilihat 160 kali

Pentingnya Pembinaan Jabatan Fungsional Tertentu di PuslitbangKPT Pembinaan Jafung Peneliti dan Perekayasa di Puslitbang KPT

Bogor, 7 Agustus 2019 Puslitbang KPT melalui Bidang Sumber Daya Kelitbangan mengadakan pembinaan jabatan fungsional peneliti dan jabatan fungsional perekayasa di Whiz Prime Pajajaran Bogor. Acara yang dilaksanakan selama 3 hari (7 s/d 9 Agustus 2019) dibuka oleh Sekretaris Badan Litbang sekaligus sebagai Plh. Kepala Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi Harry Vaza, dan dihadiri oleh Kepala Bidang Sumber Daya Kelitbangan Novri Haryandi, Peneliti dan Perekayasa di lingkungan Puslitbang KPT.

“Jabatan Fungsional Peneliti dan Perekayasa di Balitbang PUPR merupakan jabatan fungsional tertentu yang strategis dan dibutuhkan Balitbang, seharusnya jumlah peneliti dan perekayasa adalah 1 banding 1 tetapi kenyataannya jumlah peneliti selalu lebih banyak dari perekayasa”, Ucap Harry Vaza. Puslitbang KPT seharusnya memiliki lebih banyak perekayasa karena sesuai dengan tugas dan fungsi Puslitbang KPT sendiri yaitu melaksanakan penelitian dan pengembangan, pengkajian kebijakan dan strategi pengembangan infrastruktur, serta penerapan teknologi hasil penelitian dan pengembangan bidang pekerjaan umum dan perumahan rakyat.

Pemaparan pertama dijelaskan oleh Rematun Anggraini sebagai Kepala Bidang Akreditasi dan Penilaian BPPT. Materi yang dibahas adalah Peraturan Kepala BPPT No.02 tahun 2019 tentang Tata Cara Pengangkatan PNS dalam Jabatan Fungsional Teknisi Penelitian dan Perekayasaan melalui Penyesuaian/Inpassing. Jabatan Fungsional Teknisi Penelitian dan Perekayasaan adalah PNS pada instansi pemerintah yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan pelayanan penelitian dan perekayasan pada instansi pemerintah.

Selanjutnya, Firmas Nadirman dari BPPT menjelaskan mengenai aplikasi inpassing pejabat fungsional perekayasa dan litkayasa. Aplikasi yang dikembangkan di BPPT ini berbasis online dan mempermudah untuk melakukan inpassing secara digital. Selain pemaparan dari BPPT. Pemaparan selanjutnya dari LIPI yang menjelaskan tentang Peraturan Kepala LIPI No14 Tahun 2018 tetang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Peneliti.

Harapan kedepannya jabatan fungsional peneliti dan perekayasa di Puslitbang KPT dapat mengembangkan kemampuannya dengan baik tanpa terkendala oleh tulisan dan bidang keilmuan serta kariernya dapat terlayani dengan baik oleh Bidang Sumber Daya Kelitbangan Puslitbang KPT. (nd)