Slide 1

Berita Naskah Kebijakan > Strategi Mitigasi Risiko Bencana Mendukung Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami di Sempadan Pantai Kota Palu


Rabu, 21 Agustus 2019, Dilihat 212 kali

Strategi Mitigasi Risiko Bencana Mendukung Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami di Sempadan Pantai Kota Palu Strategi Mitigasi Risiko Bencana Mendukung Penanggulangan Bencana Gempa dan Tsunami di Sempadan Pantai Kota Palu

Pasca bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, masyarakat kembali beraktivitas di sempadan pantai yang merupakan zona rawan bencana dan tidak diperuntukan untuk permukiman. Kondisi tersebut menempatkan masyarakat pada posisi rentan terhadap risiko bencana gempa dan tsunami. Mengingat kemampuan Pemda yang terbatas, upaya yang dapat dilakukan antara lain dengan menyusun strategi mitigasi risiko bencana di sempadan pantai agar masyarakat lebih aman dan tangguh menghadapi bencana gempa dan tsunami yang berpotensi terulang kembali.

Penyusunan strategi dilakukan berdasarkan hasil identifikasi isu-isu strategis dan analisis tingkat risiko. Identifikasi isu-isu strategis ditujukan untuk merumuskan rekomendasi mitigasi risiko secara non struktural, sedangkan analisis tingkat risiko menjadi dasar rekomendasi mitigasi risiko secara struktural untuk mengurangi jumlah korban dan kerusakan bangunan apabila bencana terulang kembali. Dari 15 kelurahan yang berada di sempadan pantai, terdapat 2 kelurahan kategori berisiko sangat tinggi dan 2 kelurahan berkategori risiko tinggi. Risiko bencana di 11 kelurahan lainnya termasuk kategori sedang (2 kelurahan), rendah (3 kelurahan) dan sangat rendah di 6 kelurahan.

Strategi mitigasi risiko secara non struktural dan struktural, disertai alternatif/pilihan penerapan teknologi ke-PU-an, berada dibawah satu payung kebijakan. Strategi ini diharapkan dapat mengantisipasi dan meminimalisir risiko bencana gempa dan tsunami di sempadan pantai Kota Palu.