Slide 1

Berita PUPR > Sosialisasi Replikasi Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (Path) dan Bendung Knockdown di Kec. Pulau Punjung, Kab. Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat


Kamis, 22 Agustus 2019, Dilihat 49 kali

Sosialisasi Replikasi Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (Path) dan Bendung Knockdown di Kec. Pulau Punjung, Kab. Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat Sosialisasi Replikasi Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (Path) dan Bendung Knockdown

Balai Litbang Penerapan Teknologi Sumber Daya Air melakukan Sosialisasi Penerapan Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro (PATH) dan Bendung Knock Down yang akan diterapkan di Nagari Sungai Dareh, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Sosialisasi ini dilaksanakan pada hari Selasa 30 Juli 2019 di Kantor Camat Pulau Punjung dan lokasi kegiatan yang merupakan area lahan bebas disekitar saluran pelimpah milik BWS Sumatera V. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pihak yang terdiri dari BWS Sumatera V, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Dharmasraya, Pemda Kecamatan Pulau Punjung, Pemda Nagiri Sungai Dareh, Penyedia Jasa Konstruksi dan Penyedia Jasa Konsultansi Pengawasan, serta Kelompok Tani/ Petani Pemanfaat terkait yang sawahnya berada di sekitar lokasi penerapan Teknologi Pompa Air Tenaga Hidro dan Bendung Knock Down.

Kegiatan ini diawali dengan pembukaan dari Kepala Balai Litbang Penerapan Teknologi Sumber Daya Air yang mengajak seluruh pihak terkait untuk turut serta dalam membantu melancarkan dan mendukung kegiatan penerapan teknologi PATH dan Bendung Knock Down. Arahan tersebut juga diberikan oleh pihak BWS Sumatera V yang menyatakan dukungan untuk penerapan teknologi ini dan mengajak masyarakat (petani), kecamatan, dan nagari untuk bekerja sama, baik selama masa konstruksi, operasi hingga pemeliharaan.

Melalui pemaparan dan diskusi yang diberikan oleh narasumber, petani yang hadir menjadi lebih paham mengenai Teknologi PATH dan Bendung Knock Down ini, seperti cara kerjanya, cara pemeliharaan dan pengoperasiananya. Dari diskusi ini juga diketahui bahwa Pemda Kecamatan, Nagari dan Kelompok Tani cukup berperan aktif dan antusias untuk mendukung menangani permasalahan saluran  yang terdapat pada irigasi selama ini, termasuk dalam kegiatan pembagian air, pemeliharaan saluran serta perbaikan dinding saluran yang dalam kondisi kurang baik.

Pemda dan masyarakat antusias dan mendukung kegiatan penerapan teknologi pompa air tenaga hidro dan bendung knock down, bersedia membantu bila dibutuhkan tenaga kerja. (Irwn/Bay)