Slide 1

Berita PUPR > Penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Mendukung Kesiapterapan Teknologi Bidang Jalan dan Jembatan


Jumat, 20 September 2019, Dilihat 100 kali

Penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) Mendukung Kesiapterapan Teknologi Bidang Jalan dan Jembatan Rapat Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penyiapan Kesiapterapan Teknologi Jalan dan Jembatan

Puslitbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi (Puslitbang KPT) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Penyiapan Kesiapterapan Teknologi Jalan dan Jembatan. FGD ini diselenggarakan di Sidoarjo selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 19-20 September 2019. Acara ini merupakan salah satu tahapan dalam pelaksanaan kegiatan penelitian terkait kesiapterapan teknologi untuk mendalami rencana bisnis teknologi hasil litbang, khususnya bidang jalan dan jembatan.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Litbang Penerapan Teknologi Bidang Jalan dan Jembatan, Satrio Sang Raksono. Dalam sambutannya, Satrio menjelaskan dilaksanakannya kegiatan penelitian ini sebagai upaya dalam mendorong pemanfaatan teknologi jalan dan jembatan oleh Unit Organisasi (UNOR) terkait dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Dalam FGD tersebut, terdapat 5 teknologi yang dibahas kesiapterapannya, yaitu Warm Mix Asphalt (WMA), Reclaimed Asphalt Pavement Cement Treated Recycling Base (CTRB) dan Reclaimed Asphalt Pavement Hotmix Recycled Asphalt (RAP HMRA), Prefabricated Vertical Drain (PVD) Berbahan Alami, Lantai Ortotropik Jembatan Rangka Baja dan Hydroseeding untuk Penanganan Erosi Permukaan Lereng Jalan.

FGD ini dimoderatori Dr. Asnita Frida Sebayang, SE, M.Si dan Ir. Budiprastiyo Doelrachman, MUP, serta dihadiri oleh informan kunci, yaitu Puslitbang Jalan dan Jembatan, Direktorat Jembatan Ditjen. Bina Marga, BBPJN VI, BBPJN VIII, Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur, Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Dinas PUPR Surakarta, Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, PT. Muin Bangun Persada, PT. Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (PT. JNK), PT. Feva Indonesia, PT. EKKO HEJO, PT. KADI International, PT. Utomodeck, PT. Green Planet Indonesia.

Acara FGD ini menghasilkan tindak lanjut terkait bisnis proses kesiapterapan teknologi terutama bagaimana peran masing-masing informan kunci dalam mendorong kesiapterapan teknologi. Selain itu diskusi ini juga dapat mengungkap permasalahan-permasalahan yang mungkin akan ditemui oleh para pelaku pada saat penerapan kelima teknologi tersebut, baik pada skala replikasi perdana maupun saat penerapan teknologi ini secara penuh…(koy)