Slide 1

Berita PUPR > CPNS Formasi 2018 Batch IV Mengunjungi Lokasi Penerapan Teknologi Modular di ITB Jatinangor


Jumat, 15 November 2019, Dilihat 293 kali

CPNS Formasi 2018 Batch IV Mengunjungi Lokasi Penerapan Teknologi Modular di ITB Jatinangor Foto bersama Batch IV di depan Rumah Susun Modular ITB Jatinangor

Jum’at, 15 November 2019 sebanyak 146 CPNS Kementerian PUPR formasi 2018 Batch IV mengadakan kunjungan lapangan ke kampus ITB Jatinangor dalam rangkaian kegiatan OJT pengenalan kelitbangan. Setibanya di ITB Jatinangor CPNS disambut langsung oleh Dr. Katharina Oginawati selaku Kasubdit Implementasi Direktorat Pengembangan ITB. Dalam paparannya Ibu Katharina menjelaskan, “perencanaan rumah susun modular untuk mahasiswa dan proses pembangunannya, ITB melakukan kerja sama dengan Kementerian PUPR khususnya Direktorat Rumah Susun Dirjen Penyediaan Perumahan, serta Puslitbang Perumahan dan Permukiman Badan Litbang PUPR dalam pembangunan konstruksi modular di kampus ITB Jatinangor, konstruksi modular sangat cocok karena tidak terlalu membutuhkan lahan yang luas, untuk instalasi penyediaan dan pengolahan air, ITB bekerja sama dengan Dirjen Cipta Karya”. Spesifikasi Rumah Susun Modular yang dibangun di ITB Jatinangor adalah tipe 24 untuk asrama, terdiri dari 5 lantai, konsep denah: double loaded single corridor, sistem struktur: sistem rangka pemikul momen khusus pracetak beton bertulang, jumlah unit total sebanyak 61 unit terdiri dari 59 unit umum dan 2 unit untuk difabel dengan daya tampung 240 mahasiswa.

Modular menurut KBBI yaitu menciptakan suatu rancangan sehingga model yang digunakan menggunakan satu komponen yang sama. Pengembangan sistem modular dilakukan pada komponen struktural, misalnya balok, kolom, plat lantai, dan dinding. Selain itu, sistem modular juga dikembangkan pada komponen non-struktural misalnya jendela, pintu, dan tangga, serta komponen utilitas seperti perpipaan. Produk Balitbang yang dikembangkan untuk mengakomodasi kebutuhan rumah susun modular adalah Sistem Pracetak C-Plus dan Sistem Pracetak n-Panel. Sistem Pracetak C-Plus ideal digunakan untuk bangunan bertingkat. Sambungan balok kolomnya menggunakan kombinasi sambungan mekanis berupa pelat baja dan baut serta grouting dengan semen non-shrinkage.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Ibu Katharina, CPNS mengunjungi langsung rumah susun modular Jatinangor. Bangunan ini sudah siap untuk digunakan, ada beberapa finalisasi konstruksi dan pengujian suhu ruangan yang dilakukan oleh Puslitbang Perumahan dan Permukiman. Setelah terbangunnya rusun modular ini, tantangan selanjutnya adalah pengelolaan penghunian dan pemeliharaan bangunan. (nd)