Slide 1

Berita PUPR > Rumuskan Standard & Protocol, BIM PUPR Rangkul UII, BUMN, dan Institut BIM Indonesia


Jumat, 22 November 2019, Dilihat 55 kali

Rumuskan Standard & Protocol, BIM PUPR Rangkul UII, BUMN, dan Institut BIM Indonesia Rumuskan Standard & Protocol, BIM PUPR Rangkul UII, BUMN, dan Institut BIM Indonesia

Yogyakarta - BIM sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam proyek konstruksi nasional. Beberapa regulasi yang mewajibkan penggunaan BIM sudah ditetapkan, seperti misalnya, Permen PUPR No. 22 Tahun 2018 tentang Bangunan Gedung Negara. Dan proyek-proyek bangunan gedung negara yang menggunakan BIM dalam proses perencanaan s/d konstruksi juga sudah mulai marak. Dalam rangka menstandarisasi produk/output (deliverables) dari BIM yang dipersyaratkan dalam kontrak konstruksi tersebut, maka Sekretariat BIM PUPR bersama beberapa stakeholder terkait menyambangi markas UII di Kaliurang, Yogyakarta.

Dipimpin oleh Kepala Bidang Kajian Kebijakan dan Kerjasama Mokhamad Wahabi, rombongan diterima dengan hangat oleh tuan rumah Wakil Rektor UII Bidang Networking dan Kewirausahaan Wiryono Raharjo, Direktur Growth Hub UII Arif Wismadi, Direktur BIM CoE UII Ilya Fajar Maharika, dan BIM expert sekaligus pengajar program studi Arsitektur Ahmad Irsan Iqbal.

Sekretariat BIM PUPR yang diwakili Adji Krisbandono, Galih Primanda Permana, Vicky Agustina, dan Nisa Andarwati juga merangkul beberapa BIM experts dari BUMN Karya, seperti Kharis Alfi dari PT. Waskita Karya (Persero) Tbk., Rezka Hadwiansyah dari PT. Hutama Karya (Persero), Arddhanu Zunanto Hardhi dari PT. Wika Gedung, dan Amy Rachmadani dari Institut BIM Indonesia sekaligus perwakilan PDW Architects.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini menjadi salah satu milestone penting bagi perjalanan BIM di Kementerian PUPR. Karena, bagaimanapun juga dengan semakin maraknya BIM dalam industri konstruksi nasional, upaya standarisasi output BIM menjadi salah satu hal yang tak terelakkan (adj).