berita

Berita PUPR > Pembangunan 285 Rumah RISHA di NTT Telah Mencapai 82 Persen


Sunday, 23 Oct 2016, Dilihat 112 kali

Pembangunan 285 Rumah RISHA di NTT Telah Mencapai 82 Persen
 

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah menyelesaikan pembangunan 285 unit rumah di kawasan perbatasan Indonesia dan Timor Leste, yakni 100 unit di Desa Silawan, 135 unit di Desa Dualaos dan 50 unit di Desa Fatuketi di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Rumah-rumah tersebut dibangun khusus untuk masyarakat asli Belu dan eks pengungsi Timor-Timur, progresnya telah mencapai 82 persen.

Pembangunan rumah khusus ini dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) milik Balitbang, Kementerian PUPR.

Pembangunan sudah dimulai 30 Maret 2016 lalu dan diharapkan rampung pada 30 November 2016 mendatang. Pembangunan rumah khusus ini menelan anggaran sebesar Rp 47 miliar.

"Selain di NTT, pembangunan rumah khusus nelayan di Jepara oleh Kementerian PUPR juga menggunakan teknologi RISHA" kata Kepala Balitbang Danis H. Sumadilaga di Jakarta, Jumat (21/10).

Rumah nelayan di Jepara dibangun sebanyak 30 unit dengan ukuran 58 meter persegi yang terdiri dari dua lantai. Di samping berfungsi sebagai rumah juga dapat berfungsi sebagai tempat kerja di lantai bawah.

Pembangunan rumah khusus merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dicanangkan Pemerintah untuk mengurangi 13,5 juta keluarga yang belum memiliki rumah di tahun 2014 menjadi 6,8 juta unit di 2019.