berita

Berita PUPR > Sosialisasi Petunjuk Teknis Penilaian Jabatan Fungsional Perekayasa


Monday, 19 Nov 2018, Dilihat 502 kali

Sosialisasi Petunjuk Teknis Penilaian Jabatan Fungsional Perekayasa
 

Sosialisasi petunjuk teknis tentang penilaian jabatan fungsional perekayasa telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 15 November 2018 bertempat di Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan. Sosialisasi yang diselenggarakan Bagian Kepegawaian dan Ortala Sekretariat Badan Litbang Kementerian PUPR ini dihadiri oleh Tim Penilai Perekayasa Unit Badan Litbang (TP2U), Tim Penilai Perekayasa Instansi Badan Litbang (TP2I) dan Bidang Sumber Daya Pusat Litbang sebagai pengelola jabatan fungsional serta seluruh pegawai PNS dan Non PNS Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan. Sambutan selamat datang diberikan oleh Plt. Kepala Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan Agus Sarwono, dilanjutan oleh Kepala Bagian Kepegawaian dan Ortala Sekretariat Badan Litbang PUPR Nana Pudja Sukmana sekaligus membuka acara sosialisasi ini.

 

Paparan sesi pertama diawali terkait juknis Peraturan Kepala BPPT Nomor 015 tahun 2016 tentang petunjuk teknis jabatan fungsional perekayasa oleh Kepala Bidang Akreditasi dan Penilaian Pusbindiklat BPPT, Ramatun Anggraini K. meliputi penilaian angka kredit, pengaturan penyusunan dokumen, rangkap peran dalam organisasi fungsional kerekayasaan, dokumen pelaksanaan sistem tata kerja kerekayasaan, daftar usulan penetapan angka kredit, informasi tentang hasil penilaian, jam kerja efektif angka kredit, komposisi jumlah angka kredit kumulatif minimal untuk kenaikan pangkat perekayasa, pengembangan profesi, penilaian pada masa bebas sementara karena tugas belajar dan ekivalensi dokumen. Sedangkan pembahasan draft revisi permenpan tentang jabatan fungsional perekayasa, penjelasan pokok perubahan meliputi: latar belakang perubahan, persyaratan masuk menjadi perekayasa, uraian tugas, uji kompetensi dan bidang keahlian/kepakaran, penilaian kinerja, target angka kredit dan beban kerja serta organisasi profesi dan majelis perekayasa.

 

Sesi kedua dilanjutkan paparan tantangan dan pembinaan perekayasa nasional menyongsong era industri 4.0 oleh Kepala Pusat Pembinaan Pendidikan dan Pelatihan BPPT Suhendar I. Sachoemar. Pembahasan ini meliputi making Indonesia untuk pemimpin Indonesia masa depan, tantangan untuk mempersiapkan dan melengkapi SDM dengan kompetensi serta ketrampilan yang tepat, revolusi industry 4.0, ekonomi digital, cybersecurity (aplikasi dalam kehidupan sehari-hari) meliputi: smart phone, e-banking, e-money, online payment dan online shop, perubahan lanskap pendidikan serta pembinaan perekayasa nasional. Kemudian dilanjutkan kembali dengan paparan terkait pengangkatan  jabatan fungsional melalui inpassing  oleh Kepala Bidang Akreditasi dan Penilaian Pusbindiklat BPPT, Ramatun Anggraini K. Setiap sesi diadakan diskusi, acara diakhiri dengan pembacaan kesimpulan oleh Kepala Bagian Kepegawaian dan Ortala Sekretariat Badan Litbang PUPR Nana Pudja Sukmana. (Agus Sarwono)