berita

Berita PUPR > Mini Seri Dibalik RISHA (3) – Beradu tulangan Risha


Thursday, 04 Oct 2018, Dilihat 166 kali

Mini Seri Dibalik RISHA (3) – Beradu tulangan Risha
 

Setelah selesai membuat detail desain bentuk panel P1 atau panel 30, selanjutnya diskusi mengenai penulangan panelnya, sebagai leader Pak Nana mengusulkan dua model penulangan yaitu model ke-1 dengan tulangan frame 4  8 yang menyambung antar tulangan atas dan bawah pada arah memanjang frame dan kemudian dibuat tulangan frame arah melebar tersendiri dengan sengkang yang langsung menyambung dari frame sebelah kiri sampai frame sebelah kanan, akan lebih jelas dengan melihat gambar 1 dan 2, model ke-2 perbedaannya yaitu pada jumlah tulangan frame menjadi 2 tulangan bisa dilihat di gambar 3 dan 4.

tulangan RISHA 1tulangan RISHA 2

 

tulangan RISHA 3tulangan RISHA 4

Melihat gambar kerja yang dibuat oleh Pak Wagino hasil sket Pak Nana saya melihat model penulangannya rumit dan terputus-putus tulangan utamanya sehingga kemudian saya mengajukan 1 model tambahan yaitu dengan ciri tulangan frame menerus mengikuti frame dengan jumlah tulangan 4  8 setelah berdiskusi panjang terkait kemudahan pelaksanaan, momen yang saya ingat Pak Nana pak Nana sempat mempertanyakan “ kalau tulangannya melingkar sepanjang frame bagaimana memasang sengkang dan bagaimana tulangan sisi sebelah dalam” kemudian saya jelaskan “kalau tulangan sengkang tinggal dimasukan saja dari ujung tulangan utamanya dan untuk tulangan utama sisi sebelah dalam nanti akan lebih pendek dari sisi yang sebelah luar” sambil kemudian saya buatkan sket, untuk mengahiri diskusi panjang Pak Nana menyatakan “Begini saja Ted kita tes saja semuanya nanti kita lihat mana yang hasil ujinya lebih baik”, setelah ada persetujuan dari Pak Nana dan menambahkan usulan supaya sambungan jangan ditempatkan di satu sisi dan memasang waremask pada badan panel baru Pak Wagino membuatkan gambar kerjanya seperti gambar 5.

tulangan RISHA 5

Setelah melewati pembutan detail desain cetakan, produksi cetakannya dengan menggunakan kayu, tulangan dengan 3 model telah dirangkai dan dilakukan pengecoran jadilah panel P1 dengan 3 model tulangan untuk pertama kalinya. Panel-panel tersebut diproduksi sebagai model pengujian.

Dalam proses pembuatan detail desain Risha inilah pertama kalinya kami tidak mencapai kesepakatan sehingga harus diselesaikan dengan menguji usulan masing-masing dan model yang akan dipakai adalah model yang terbaik berdasarkan hasil pengujian. Selama proses pengujian saya merasakan ketegangan walaupun yakin model yang saya usulkan itu lebih baik tetapi perasaan belum tenang sebelum melihat hasilnya.
Hasil pengujian telah selesai dan alhamdulillah model tulangan yang saya usulkan lebih baik dari 2 model tulangan yang diusulkan Pak Nana. Sehingga mulai saat itu Risha menggunakan tulangan yang mengelilingi framenya hasil ide dari saya. (Tedi Achmad Bahtiar)