berita

Berita PUPR > Pengarahan Menteri PUPR kepada Peneliti Puskim


Wednesday, 20 Feb 2019, Dilihat 142 kali

Pengarahan Menteri PUPR kepada Peneliti Puskim
 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengunjungi kampus Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman  di Cileunyi Bandung pada Selasa 19 Februari 2019. Kunjungan ini masih dalam rangkaian kerja di Bandung. Menteri PUPR memberikan pengarahan dan diskusi dengan  para peneliti di lingkungan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman. 

Beliau menyampaikan terkait kebencanaan, tindakan yang harus dilakukan oleh PUPR dalam memberikan pelayanan yang terbaik.  “Jika ada bencana pasti yang terkena itu rumah. Dan kita pasti di amanahi untuk membangun rumah yang resistance terhadap bencana tersebut terutama banjir, longsor dan gempa”, ungkap Menteri PUPR. “Kendala dilapangan harus diatasi, banyak evaluasi yang harus dilakukan,” tambahnya. 

Pembangunan Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) di Lombok terus diupayakan untuk mengejar target yang tersisa. Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan, memperkuat kredibilitas PUPR. Masyarakat sudah mengetahui bahwa RISHA merupakan produk dari Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman. Saat ini masyarakat perlu diberikan edukasi lebih mengenai teknis pembangunan dan rumah tahan gempa. Edukasi harus dilakukan terus menerus. Selain itu, untuk Pelayanan Uji Laboratorium, Sertifikasi, dan Advis Teknis (PULSA), Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman diharapkan terus memperbaiki mekanisme layanan agar masyarakat (pemohon layanan) dapat terlayani dengan lebih cepat dan mengurangi antrian pengujian. 

“Kami terus berupaya memperbaiki pelayanan. Menginformasikan lebih jelas kepada pemohon mengenai kelengkapan dokumen teknis agar dapat cepat diproses,” kata Kepala Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Arief Sabaruddin. Selain itu, para peneliti di lingkungan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman terus berinovasi, tidak hanya di bidang bangunan saja. Penelitian pengembangan terus dilakukan ruang lingkup air bersih, sampah, dan sanitasi.