berita

Berita PUPR > Pembahasan Review TA 2018 Bersama Kabalitbang


Thursday, 28 Mar 2019, Dilihat 77 kali

Pembahasan Review TA 2018 Bersama Kabalitbang
 

Bidang Program dan Evaluasi Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman mengadakan rapat pembahasan review kegiatan TA 2018 di Kampus Cileunyi Bandung. Rapat dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 27 Maret 2019. Dimulai dengan pengantar oleh Kepala Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Arief Sabaruddin memperkenalkan Para Pejabat Struktural dan Fungsional Puskim. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh Plt. Kepala Badan Litbang Kementerian PUPR Lukman Hakim. Kabalitbang hadir didampingi oleh Kepala Bagian Perencanaan dan Evaluasi Pantja D Oetojo.

Di dalam sambutan, Kabalitbang menyampaikan terkait orientasi Pusat – Pusat  Litbang di lingkungan Badan Litbang Kementerian PUPR. “Orientasi kita saat ini fokus pada pembangunan infrastruktur”. “Puskim dibandingkan Pusat Litbang lainnya memiliki ruang lingkup yang beraneka ragam. Untuk itu terkait pusat pelayanan masyarakat, perlu perhatian lebih,” tambahnya.

Sebelum memulai pembahasan review balai/bidang/bagian, Kepala Pusat Litbang terlebih dahulu memaparkan tentang Renstra 2020 – 2024, positioning kegiatan Puskim berdasarkan visi umum Kementerian PUPR 2030. Secara garis besar, fungsi Puskim terbagi dua yaitu umum dan khusus. Fungsi umum terkait tata nilai dan teknologi. Lingkup penelitian diantaranya smart living, backlog, green building, kumuh, 100-0-100, energi, dan berkelanjutan akuntabilitas efisiensi. Sedangkan fungsi khusus terkait transformasi dan modifikasi. Kedua fungsi tersebut dilaksanakan oleh Balai Litbang yang berada di Kampus Bandung. Untuk Balai Litbang Perumahan Wilayah I, II, dan III di luar Bandung, lebih fokus kepada penerapan teknologi dan pengembangan teknologi lokal setempat.

Setiap Balai/Bidang/dan Bagian memaparkan capaian di TA 2018. Balai Bahan dan Struktur Bangunan melakukan Penerapan Teknologi Sistem Pracetak Penuh pada Rumah Susun Modular, Sambungan balok kolom kombinasi dry and wet connection, dan dukungan penanganan bencana Palu. Balai Tata Bangunan dan Lingkungan di TA 2018 melaksanakan Model Penataan Kawasan Kumuh Berbasis Kemitraan dan Pengembangan Model Penyediaan dan Pembiayaan Perumahan Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Capaian output Balai Sains Bangunan TA 2018 yaitu Purwarupa Kawasan Hunian Rendah Energi berlokasi di Kampus Puskim Bandung dan Purwarupa Model Teknologi Bangunan Hunian Aman Kebakaran Berbasis Kinerja. Balai AMPLP di TA 2018 meliputi Pengembangan Teknologi Pengolahan Air Laut Terintegrasi Di Kawasan Permukiman Terpencil, Pengembangan Teknologi Pengolahan Limbah Komunal dan IPLT, Penerapan Teknologi Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata, dan Kegiatan Inovasi.

Bagian Keuangan dan Umum menyampaikan terkait Pelayanan Uji Lab, Sertifikasi, Advis Teknis, Pelayanan Informasi Umum. Selain itu juga memaparkan terkait informasi website dan humas. Bidang Standar dan Kerjasama di TA menyelenggarakan 4 Diseminasi, 17 Pameran, 29 Kerjasama, dan Pusgen. Bidang Sumber Daya Kelitbangan menjelaskan tentang kondisi SDM berserta kendala saat ini yang dihadapi. Bidang Progrev memaparkan capaian renstra 2015 – 2019. Dalam jangka waktu tersebut, total 28 terapan teknologi, 22 penerapan teknologi terbatas, 76 rekomendasi kebijakan, 90 layanan teknis dan alih teknologi, 198 layanan dukung manajemen. Terdapat 12 Kegiatan unggulan periode 2015 – 2019.

Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan memaparkan Capaian TA 2018 terkait pengembangan teknologi bahan bangunan berbasis semen dari material vulkanik Gunung Sinabung dan Penerapan model pengolahan air bersih dan sanitasi pada permukiman tepi danau maninjau di provinsi Sumatera barat. Balai Litbang Perumahan Wilayah II Denpasar di TA 2018, capaian terdiri dari pengembangan kriteria desain tata bangunan dan lingkungan berdasarkan konsepsi permukiman tradisional di wilayah NTB dan NTT, Penerapan teknologi Gewang dan Lontar beserta Sistem Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi untuk Peningkatan Kualitas rumah pada kawasan perdesaan di NTT, Pemanfaatan Limbah sebagai bahan pengganti batu padas untuk bahan bangunan dan 2 buku hasil litbang. Balai Litbang Perumahan Wilayah III Makassar, di TA 2018 menghasilkan model penataan kawasan lingkungan binaan terpadu berbasis kearifan lokal di kawasan morotai, Transformasi model pengembangan permukiman rumah pohon suku kombay di Papua, Model pengembangan honai di Papua, pengembangan model kawasan kumuh berbasis permukiman bugis makassar, penataan kawasan kampung kara`ba melalui partisipasi masyarakat, adaptasi budaya bermukim suku bugis makassar, dan inovasi sirap bambu dengan sistem solar sel bagi masyarakat pesisir dan pulau terpencil. (PUT)