berita

Berita PUPR > Investigasi Masjid Nyak Sandang di Lamno Aceh Jaya


Monday, 20 May 2019, Dilihat 105 kali

Investigasi Masjid Nyak Sandang di Lamno Aceh Jaya
 

Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan melakukan investigasi bangunan di Lamno Kabupaten Aceh Jaya Provinsi Aceh. Bangunan tersebut adalah Mesjid Nyak Sandang yang belum selesai pembangunannya sejak 10 tahun yang lalu. Presiden memerintahkan proses pembangunan tahun ini akan dilanjutkan. Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan mewakili Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman melakukan investigasi kelayakan bangunan. 

Tim Balai Litbang Perumahan Wilayah I Medan dipimpin oleh Kabalai beserta tim teknisi melakukan koordinasi dengan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Aceh terkait pelaksanaan investigasi. Pengujian yang dilakukan di lapangan merupakan pengujian non-destruktif terhadap bangunan yang meliputi pengujian cepat rambat beton dan penyelidikan tulangan kolom dan balok (alat UPV dan Profometer). 

 

Hasil pemeriksaan dilapangan menunjukkan bahwa umur struktur bangunan Mesjid Nyak Sandang yang sudah mencapai 10 tahun terbengkalai terdapat tanda-tanda pelapukan, mutu bahan pembetuk beton yang tidak memenuhi syarat, hasil pengujian dengan tes Ultrasonic Pulse Velocity (UPV) menunjukan mutu beton sangat jelek, serta besi tulangan utama dan sengkang sudah terserang karat sehingga tidak terdeteksi oleh alat Profometer. Posisi bangunan berada pada wilayah beresiko gempa tinggi. Bangunan yang masuk dalam kategori sarana umum (rumah ibadah), harus memiliki tingat keamanan dan keselamatan yang tinggi.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, struktur bangunan Mesjid Nyak Sandang dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai struktur rangka pemikul beban. Apabila terdapat rencana untuk meneruskan pembangunan, disarankan bangunan lama dirubuhkan terlebih dahulu. Struktur bangunan tersebut diganti dengan bangunan baru yang memenuhi persyaratan SNI yang berlaku. (Heri/Put)