berita

Berita PUPR > Pengembangan Kemampuan Komunikasi di Lingkungan Puskim


Friday, 05 Jul 2019, Dilihat 135 kali

 Pengembangan Kemampuan Komunikasi di Lingkungan Puskim
 

Para pelaksana layanan publik dan perwakilan bagian/bidang/balai di lingkungan Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman mengikuti Workshop Pengembangan Kemampuan Komunikasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Juli 2019 di Mercure Hotel Bandung. Kepala Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, Arief Sabaruddin didampingi oleh Kabag Keuangan dan Umum Riana Suwardi membuka kegiatan.

Kemampuan komunikasi menjadi penentu utama saat menyampaikan gagasan. Ketika berada ditengah - tengah masyarakat, perlu pendekatan komunikasi yang tepat agar informasi dapat diterima dengan baik. Kepala Pusat Litbang mengharapkan pelaksanaan workshop ini memberikan pengetahuan baru, ilmu terstruktur yang dapat dipraktekkan langsung oleh para peserta.

Semakin pesatnya kemajuan teknologi, perlu disertai dengan pemahaman penyampaian informasi yang baik. Workshop ini mendatangkan Arie Ardianto “DJ Arie School” sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mengenai basic communication skill, overcoming stage fright, dan how to make effective presentation skill. Setelah mendapatkan materi, setiap peserta melakukan praktek presentasi dihadapan narasumber dan peserta lainnya.  Narasumber memberikan setiap masukan kepada para peserta untuk perbaikan yang lebih baik.

Saat memberikan presentasi ataupun menjelaskan kepada audiens, rasa grogi tentu muncul. Terlebih lagi jika presentator tidak terbiasa berbicara di depan umum. Terdapat beberapa cara untuk menghilangkan rasa grogi yaitu mempersiapkan materi, melakukan peregangan badan/olahraga, meditasi, menghindari kafein, datang ke lokasi lebih awal, sering tertawa (agar tidak kaku), minum jus jeruk (ataupun makan buah – buahan yang kaya antioksidan), luangkan waktu tenang sebelum berbicara, dan bayangkan orang – orang favoritmu saat melakukan presentasi. Jika berhasil menghadapi rasa grogi, materi akan disampaikan dengan tenang dan mudah. Audiens pun akan menangkap paparan dari presentator lebih baik.

Kegiatan diakhiri dengan pengumuman 6 orang terbaik saat praktek presentasi dilaksanakan. Para peserta diharapkan secara aktif dapat mempraktekan langsung materi yang diterima pada Workshop Pengembangan Kemampuan Komunikasi.