berita

Berita PUPR > Purwarupa Rumah Susun Hemat Energi Tegal


Monday, 16 Mar 2020, Dilihat 154 kali

Purwarupa Rumah Susun Hemat Energi Tegal
 

Indonesia berkomitmen untuk memenuhi Paris Agreement 2030 terkait pengurangan karbon secara global melalui pengurangan konsumsi energi pada 2030. Di sektor bangunan gedung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan inovasi untuk mengurangi konsumsi energi ini melalui pendekatan desain bangunan secara pasif tanpa mengorbankan kebutuhan kenyamanan penghuninya.

Pada tanggal 12 Maret 2020, Pemerintah Kota Tegal meresmikan purwarupa Rumah Susun (Rusun) Hemat Energi untuk kelas menengah, hasil kerjasama penelitian antara Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman Kementerian PUPR dengan Hiroshima University. Lokasi Rusun Hemat Energi berada di Jalan Lingkar Utara Kecamatan Tegal Bar, Kota Tegal. Pembangunan purwarupa Rumah Susun ini dibiayai sepenuhnya oleh Nichias Corporation serta didukung oleh berbagai pihak baik dari Indonesia maupun dari Jepang. Dari Indonesia, LAPI ITB, PT. Beton Elemindo Perkasa (BEP), PT. Matrix memberikan kontribusinya dalam pengembangan purwarupa Rusun ini sementara dari Jepang, YKK AP memberikan kontribusi dalam desain pintu dan jendela yang mengoptimalkan sirkulasi udara,keamanan dan kenyamanan sedangkan Panasonic menyediakan sistim pertukaran udara mekanis.

Purwarupa Rusun tersebut diresmikan oleh Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono yang didampingi oleh Wakil Walikota Tegal Muhammad Jumadi. Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Staf Ahli Menteri PUPR Lukman Hakim. Dari Kementerian PUPR, hadir pula dalam peresmian tersebut antara lain Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR Herry Vaza, Kepala Puslitbang Perumahan dan Permukiman Dian Irawati, Kepala Balai Litbang Sains Bangunan Yusniwati dan tim peneliti dari Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman. Dalam sambutannya, Lukman Hakim menyampaikan bahwa Kementerian PUPR berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon di masa mendatang dan mendukung kesepakatan Paris, salah satunya adalah dengan mendorong kegiatan-kegiatan inovatif seperti pengembangan Rusun rendah karbon ini.

Purwarupa Rumah Susun Hemat Energi merupakan bangunan eksperimental yang dibangun sebagai sarana penelitian untuk mengkaji bagaimana bangunan memiliki kinerja termal yang baik melalui pendinginan pasif dan tanpa penggunaan energi berlebih untuk pendinginan udara.

Menurut Muhammad Nur Fajri Alfata, peneliti Balai Litbang Sains Bangunan, hasil eksperimen ini diharapkan dapat menjadi referensi dan standar untuk perancangan bangunan apartemen maupun rumah susun milik (Rusunami) di masa depan. Penelitian ini akan dilanjutkan selama 3 tahun ke depan, dan ke depan akan dilanjutkan dengan penelitian serupa pada Rusun untuk kelas menengah ke bawah. “Ditargetkan, tahun 2024 purwarupa rumah susun sewa (Rusunawa) untuk MBR dengan konsep serupa akan terbangun di sini,” tambahnya. (Tim BSB)