berita

Berita PUPR > Webinar Perancangan Struktur Untuk Bangunan Tinggi Sesuai SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019


Tuesday, 12 May 2020, Dilihat 329 kali

Webinar Perancangan Struktur Untuk Bangunan Tinggi Sesuai SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019
 

Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman bersama dengan Universitas Trisakti, PuSGeN (Pusat Studi Gempa Nasional), dan IAPPI (Ikatan Ahli Pracetak dan Prategang Indonesia) mengadakan Seminar Nasional Perancangan Struktur Untuk Bangunan Tinggi Sesuai SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019 pada Hari Rabu Tanggal 6 Mei 2020. Dikarenakan kondisi lingkungan di Jakarta dan Sekitarnya dilanda pandemi Covid-19, maka kegiatan seminar nasional diadakan secara online melalui aplikasi Webconference Zoom. Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta dari kalangan praktisi, akademisi, dan mahasiswa di bidang Teknik Sipil yang memiliki peminatan perancangan struktur bangunan tinggi.

Kompetensi teknik sipil perlu ditingkatkan untuk memperoleh kemampuan bersaing dan mendapatkan ilmu terbaru sesuai perkembangan. Tema seminar yang diangkat adalah perancangan konstruksi prategang dan pracetak bangunan tinggi sesuai dengan SNI 2847:2019 dan 1726:2019. Poin menarik dari tema yang diangkat adalah perubahan SNI sebelumnya tahun 2012 yaitu adanya penyesuaian dengan kondisi gempa di Indonesia berdasarkan riwayat gempa 7 tahun terakhir. Perubahan SNI berdampak signifikan pada teknik perancangan bangunan tinggi yang dituntut semakin efektif dan efisien. Sistem prategang dan pracetak adalah sistem bangunan tinggi yang akan menjadi tren di masa mendatang karena mampu memberikan kualitas dan kecepatan pekerjaan dibandingkan metode konvensional.

Materi yang dibahas dalam seminar ini yaitu SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan disampaikan oleh Guru Besar Teknik Sipil ITB R. Bambang Boediono, Perubahan Beban Gempa Desain SNI 1726:2019 terhadap SNI 1726:2012 disampaikan oleh Dosen Teknik Sipil Universitas Trisakti Suradjin Sutjipto, Rekayasa Sistem Struktur Pracetak dan Prategang Pada Bangunan Tinggi disampaikan oleh Ketua Umum IAPPI Hari Nugraha Nurjaman, dan Perlunya Pemutakhiran Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia 2017 serta SNI Bidang Bahan, Struktur dan Konstruksi Bangunan Gedung Tahan Gempa disampaikan oleh Kepala Bidang Standarisasi dan Kerjasama Puskim Lutfi Faizal.

Untuk materi dapat dilihat di link https://bit.ly/2WNzcaN