berita

Berita PUPR > GEWANG LAMINASI JUARA I TTG KONSTRUKSI INDONESIA 2014


Friday, 01 Jul 2016, Dilihat 170 kali

GEWANG LAMINASI JUARA I TTG   KONSTRUKSI INDONESIA 2014
 

Jakarta, LITBANG.pu.go.id, “Yang terbuang yang berarti.” Kiasan ini mungkin sangat tepat di berikan kepada pelapah daun tanaman gewang. Selama ini pelepah tersebut yang banyak tumbuh di peisisr pulau Timor,NTT, hanya terbuang tanpa termanfaatkan. Adalah Iwan Supriyatno, Rusli, IBG Putra Budiana, I Ketut Narsa dan Dedi Kusmawan, para peneliti dari Pusat Litbang Permukiman yang mendapat tantangan dari Gubernur NTT Piet A Tallo (kala itu-2006) untuk dapat memanfaatkan daun gewang agar bisa menjadi unggulan bahan bangunan dari pulau di timur Indonesia ini.

Teknologi gewang laminasi merupakan inovasi teknologi bahan bangunan lokal dengan memanfaatkan pelepah daun (gewang) tanaman gewang (family : Palmae) melalui teknik laminasi. Pohon gewang yang telah kering dan jatuh (monocarpic) inilah yang dimanfaatkan oleh Balai Pengembangan Teknologi Perumahan Tradisional Denpasar melalui teknologi laminasi menjadi papan gewang laminasi sejak tahun 2011. Yakni bisa digunakan sebagai dinding ataupun pintu rumah.

Pada tahun 2012, Balai PTPT Denpasar mengembangkan unit produksi gewang laminasi di Kota Kupang bekerjasama dengan Dinas PU Provinsi NTT dan pada tahun 2013 – 2014. Sejumlah rumah prototype sudah di bangun. Seperti di PIP2B Provinsi NTT dan prototype rumah murah untuk permukiman Pemda di Kabupaten Kupang. Diharapkan di tahun mendatang teknologi gewang laminasi dapat menjadi alternatif bahan partisi guna peningkatan kualitas rumah di Propinsi NTT sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Menurut Iwan Suprijanto, yang kala itu menjadi Kepala Balai PTPT Denpasar (2007 – 2012), ide pengembangan teknologi didedikasikan bagi alm. Piet A.Tallo dan seluruh masyarakat NTT.

Kini yang terbuang itu menjadi dihargai. Teknologi Laminasi Gewang, mendapat penghargaan juara I Teknologi Tepat Guna (TTG) dalam Malam Penganugerahan Konstruksi Indonesia 2014 yang berlangsung pada tanggal 25 September 2014 di Hotel Sultan Jakarta, Penghargaan yang disampaikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum, menjadi tonggak dan kebanggaan bahwa bahan lokal pun dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan infrastruktur di Indonesia. Penghargaan ini juga sekaligus bukti bahwa teknologi yang didanai dari uang rakyat akan kembali kepada rakyat guna peningkatan  kesejahteraan rakyat, khususnya di Provinsi NTT.

Kepala Badan Litbang, Waskito Pandu, berharap Badan Penelitian dan Pengembangan PU dan khususnya Puslitbang Permukiman dapat terus berkarya menghasilkan invensi – invensi yang bermanfaat, aplikatif, inovatif dan kompetitif. Tujuannya agar mampu menciptakan infrastruktur PU dan Permukiman yang handal.