Slide 1

Berita PUPR > Balitbang dan Bina Marga Tinjau Kesiapan Jalur Lebaran 2019 di Trans Sulawesi


Jumat, 10 Mei 2019, Dilihat 394 kali

Plt. Kepala Balitbang Lukman Hakim, Direktur Pembangunan Jalan Bina Marga Achmad Herry Marzuki, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan Deded Permadi Syamsudin dan Kepala BBPJN XIII Makassar Miftahul Munir beserta Tim melakukan peninjauan jalur lebaran tahun 2019 di Middle Ring Road  Makassar Sulawesi Selatan

 

Makassar, Dalam rangka memastikan kesiapan jalur lebaran tahun 2019 di ruas-ruas jalan nasional khusunya di Sulawesi, Plt. Kepala Balitbang Lukman Hakim, Direktur Pembangunan Jalan Bina Marga Achmad Herry Marzuki, Kepala Puslitbang Jalan dan Jembatan Deded Permadi Syamsudin dan Kepala BBPJN XIII Makassar Miftahul Munir melakukan peninjauan jalur lebaran di sepanjang ruas jalan sulawesi yang dimulai dari tanggal 8 Mei 2019 dengan agenda peninjauan dari Makassar sampai dengan pare-pare kemudian dilanjut pada hari ke dua tanggal 9 Mei 2019 dari Makassar dan berakhir di Jeneponto. (10/05)

Plt. Kepala Balitbang Lukman Hakim menyampaikan bahwa kegitan tersebut dilakukan untuk melihat dan memastikan bagaimana kesiapan Kementerian PUPR. “Kita melihat bahwa wilayah Sulawesi Selatan dengan ruas yang demikian pajang lebih dari 1.700 Km memerlukan banyak perhatian untu kesiap siagaan kita terhadap mudik dalam kaitan lebran tahun 2019 ini”, ungkap Lukma saat diwawancara.

Terkait dengan hasil tinjauan di ruas jalan Sulawesi yang masih memerlukan banyak perhatian, Lukman menyampaikan bahwa kementerian PUPR saat ini melakukan perbaikan-perbaikan disepanjan jalur lebaran tersebut. “Masih banyak yang perlu dilakukan, H-10 kita sudah siap utuk penggunaan jalur mudik, mulai dari sekarang kita identifikasi jalur mana-mana saja kita perbaiki dalam kaitan untuk kelancaran arus mudik lebaran, jadi H-10 lebaran dan H+10 lebaran kita bersiap siaga untuk terus memantau kesiap siagaan lalu lintas sehingga lacar tidak ada kendala semua masyarakat bisa berlebaran dengan nyaman dan tidak ada hal yang mengganggu dalam perjalannya”, ungkap Lukman.

Achmad Herry Marzuki selaku Direktur Pengembangan Jalan Bina Marga pun menyampaikan hal serupa terkait kegiatan tinjauan di jalur lebaran di ruas jalan Sulawesi. “Saat ini kita sedang tinjau sulawesi selatan, kita ada tiga tim ada yang ke sulawesi tengah, dan kendari, ini merupkan tim khusus yakni meninjau ke lokasi-lokasi longsoran dan ada jembatan di kendari yang longsor kena banjir. Setelah itu kita akan ke Menado, terus ke Palu terakhir ke kendari. Kita berharap mudah-mudahan kondisinya kalo dimakassar ini sudah cukup baik tinggal pengecatan, marka, peringatan-peringatan misalnya jalur-jalur tadi yang kurang halus, kurang lancar terus tulisan-tulisan pemberitahuan kepada masyarkat misalnya yang mau istirahat, sholat semuanya kita siapkan. Kalo di Balai Makasar ini kalo saya lihat sudah siap tinggal nanti kita cek laporan terakhir kira-kira satu minggu kedepan bagaimana langsung kita laporkan ke Pak Menteri”, ucap Achmad.

Sedangkan proses pekerjaan jalur lebaran di sepanjang ruas jalan Sulawesi, Achmad Herry Marzuki juga mengungkapkan bahwa untuk kesiap siagaan penggunaan jalur lebaran, pihaknya sedang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sifatnya urgent, misalkan penambalan lubang. “Kalo untuk lebaran kita lakukan perkerjaan-pekerjaan yang urgent misalkan ada lubang segera kita tutup setelah itu baru kita kerjakan lagi secara maksimal. Jadi kita bagaiman memberikan pelayanan kepada masyarakat agar arus mudik dan arus balik lancar”, ungkap Achmad.

Beliau juga menyampaikan bahwa kesiapan jalur tersebut sudah oke semuanya, tinggal koordinasi area macet yang harus segera dikondisikan antara dari Dirlantas maupun dengan pihak perhubungan supaya nanti saat arusnya padat model management trafic-nya bisa dimintakan ke Kepala BBPJN XIII Makassar oleh pusat Bina Marga.

Kepala BBPJN XIII Makassar, Munir juga menginformasikan bahwa rencana penanganan jalur lebaran di ruas jalan sulawesi tahun 2019 pihaknya akan berkoordinasi dengan Dirlantas maupun Kasatlantas di Provinsi maupun di Polres untuk penanganan lokasi-lokasi pasar tumpah dan macet, kemudian dengan BPTD (Balai Pelaksanaan Trasnporasi Daerah) untuk kesiapan infrastukturnya Untuk pengguna jalan bisa kami diminta dari beberapa media baik dari RRI maupun media lokal.

Diakhir wawancara dengan Plt. Kepala Balitbang beserta tim Peninjauan Jalur lebaran Sulawesi 2019 beliau dan tim menghimbau kepada para calon pengguna jalur lebaran di ruas jalan Sulawesi supaya mengecek dan memastikan kesiap siagaan kendaraan yang akan digunakan mudik, juga agar meminimalisasi penggunaan kendaraan bermotor dan beralih ke publik trasnportasi. “Tolong perbaiki, lihat kondisi kendaraan yakinkan bahwa kendaraan anda betul-betul layak untuk digunakan, karena kepadatan lalu lintas kadang-kadang tidak diprediksi. Serta kepada para pengguna kendaraan bermotor kalo bisa dikurangi, gunakanlah publik transportasi, apalagi dengan menggunakan motor karena secara teknis motor hanya digunakan untuk perjalanan jarak pendek. Kita juga sediakan posko-posko layanan dan tempat peristirahatan dengan harapan semoga membantu untuk kelancaran mudik lebaran”, kata Lukman diahkir wawancara.

Peninjaun jalur lebaran 2019 selanjutnya diagendakan ke daerah Manado, Palu, Poso dan Kendari yang akan dilaksanakan mulai dari tanggal 14 sampai dengan 17 Mei 2019. (abs)